Yayasan Garuda Sakti Indonesia Jadi Penopang Aspirasi Rakyat Desa Sukabumi

Berita, SUKABUMI35929 Views

garudasaktinews.com – Sukabumi, Keberadaan Yayasan Garuda Sakti Indonesia (YGSI) menjadi oase baru bagi masyarakat kecil yang selama ini kerap berhadapan dengan berbagai persoalan sosial, ekonomi, maupun pendidikan. Yayasan yang resmi berdiri sejak tahun 2024 ini dipimpin sekaligus didirikan oleh Pupung Puryanto, dengan tekad menjadikannya sebagai wadah perjuangan rakyat desa serta penopang kesejahteraan masyarakat kurang mampu.

Pupung menegaskan, YGSI lahir dari keresahan melihat realitas kehidupan sehari-hari masyarakat desa. Mulai dari persoalan penahanan ijazah, sulitnya akses ekonomi, hingga terabaikannya aspirasi rakyat kecil, menjadi dasar terbentuknya yayasan ini.

“Kami mendirikan YGSI bukan sekadar organisasi formalitas. Yayasan ini lahir dari jeritan masyarakat kecil yang kerap tak terdengar. Kami ingin menjadi penyambung lidah rakyat desa yang sering tersisih dari kebijakan pembangunan,” tegas Pupung.

Fokus pada Pendidikan dan Aspirasi Desa

Dalam perjalanannya, YGSI berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan pendidikan di desa. Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah memfasilitasi dialog antara orang tua, sekolah, dan lembaga pendidikan guna menghentikan praktik penahanan ijazah yang membebani keluarga kurang mampu.

Selain itu, YGSI juga membuka ruang aspirasi bagi masyarakat desa. Keluhan-keluhan yang jarang mendapat perhatian pemerintah kini dapat disalurkan melalui jaringan relawan dan pengurus YGSI di berbagai daerah. Setiap aspirasi yang masuk kemudian dikaji dan dicarikan solusi yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Kemandirian Ekonomi dan Gerakan Sosial

Tak hanya di bidang pendidikan, YGSI turut mendorong lahirnya usaha-usaha kecil berbasis koperasi dan pemberdayaan masyarakat. Tujuannya agar warga desa tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi mampu mandiri serta meningkatkan taraf hidupnya.

Di sisi lain, YGSI juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Yayasan ini mengasuh puluhan anak yatim, memberikan santunan pada momen tertentu seperti bulan Muharram, serta membantu warga tidak mampu dalam berbagai kebutuhan mendesak. Kehadiran tersebut semakin menegaskan posisi YGSI sebagai yayasan yang tidak sekadar mengadvokasi kebijakan, tetapi benar-benar hadir nyata di tengah masyarakat.

Desa sebagai Pondasi Bangsa

Bagi Pupung, desa merupakan pondasi penting dalam pembangunan bangsa.

“Kami percaya bahwa desa adalah pondasi bangsa. Bila masyarakat desa sejahtera, maka bangsa ini akan kuat. Karena itu, YGSI akan selalu berada di garis depan, menyuarakan kepentingan masyarakat kecil tanpa pandang bulu,” ungkapnya.

Pusat Aktivitas dan Harapan ke Depan

Berlokasi di Citepus Pelabuhan Ratu, RT.04/RW.02, Desa Citepus, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, YGSI menjadikan sekretariatnya sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan yang terbuka untuk masyarakat. Berbagai program seperti santunan anak yatim, pendampingan ekonomi, hingga advokasi pendidikan terus digalakkan sebagai bentuk nyata solidaritas untuk rakyat desa.

Dengan semangat solidaritas, keberanian, dan keadilan, YGSI bertekad memperluas jangkauan perjuangan sosialnya. Harapannya, kiprah yayasan ini tidak hanya berdampak di tingkat lokal, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi gerakan masyarakat sipil lainnya dalam membangun Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan bermartabat.


Apakah rilis ini mau saya buat dalam gaya media formal (seperti koran/portal berita) atau lebih populer (gaya majalah/feature human interest)?

Related Posts

Don't Miss

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *