Sekda Ade Suryaman Buka Pembinaan Pengelolaan Barang Milik Daerah Kabupaten Sukabumi

Berita, SUKABUMI30917 Views

garudasaktinews.com – Sukabumi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang digelar di Aula PKK Pendopo Sukabumi, Jumat (5/12/2025). Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari berbagai perangkat daerah dan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Pembinaan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk mewujudkan pengelolaan aset daerah yang tertib, efektif, efisien, dan akuntabel, sehingga mampu menunjang kelancaran roda pemerintahan serta pembangunan daerah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mencegah kerugian negara, memaksimalkan nilai aset, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui perencanaan, pemanfaatan, pengawasan yang tepat, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Dalam arahannya, Sekda Ade Suryaman menegaskan bahwa BMD memiliki peran strategis dalam tata kelola pemerintahan. Aset daerah, menurutnya, bukan hanya sekadar barang fisik yang mendukung operasional pemerintahan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi, sosial, dan pelayanan publik.

“BMD merupakan salah satu aspek penting dalam tata kelola pemerintahan. BMD tidak hanya menjadi aset fisik yang mendukung pelaksanaan tugas pemerintah, tetapi juga merupakan aset strategis yang memiliki nilai ekonomi, sosial, dan pelayanan publik,” jelasnya.

Sekda menekankan bahwa setiap tahapan pengelolaan BMD harus dilaksanakan dengan prinsip value for money, yaitu efisien, efektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Oleh karena itu, setiap tahapan pengelolaan—mulai dari perencanaan kebutuhan, penganggaran, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan, pemeliharaan hingga penghapusan—harus dilaksanakan berdasarkan prinsip value for money, efisien, efektif, dan kepatuhan pada peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan bahwa peningkatan tata kelola BMD harus dimulai dari hulu, dengan memperkuat sistem, regulasi, integritas aparatur, serta kemampuan teknis di lapangan.

“Dengan memperbaiki tata kelola di hulu, kita bisa menghindari permasalahan di hilir. Semua harus memiliki komitmen yang kuat, sistem yang baik, regulasi yang jelas, integritas aparatur yang tinggi, dan kemampuan teknis yang memadai,” ujarnya.

Sekda berharap kegiatan pembinaan ini dapat menjadi langkah maju dalam memperkuat tata kelola Barang Milik Daerah di Kabupaten Sukabumi.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah maju dalam meningkatkan tata kelola BMD, memperkuat pengendalian internal, dan meminimalisir risiko kerugian negara maupun daerah,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif bagi para pengelola aset, sehingga seluruh perangkat daerah dapat mengelola BMD secara optimal, transparan, dan bertanggung jawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *