PEMKAB. Sukabumi Peringati Hari AIDS Sedunia 2025 : Perkuat Empati, Hapus Stigma, dan Tingkatkan Kolaborasi

Berita, SUKABUMI30907 Views

garudasaktinews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan peringatan Hari AIDS Sedunia di Bale Budaya Pudak Arum, Pendopo Sukabumi, pada Sabtu (6/12/2025). Kegiatan yang digagas oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kepedulian, serta dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengapresiasi kerja keras KPA dan seluruh pihak yang telah turut berperan dalam upaya pencegahan serta penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Sukabumi. Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen kolektif dan solidaritas sosial.

“Peringatan Hari AIDS Sedunia ini merupakan momentum bagi kita semua untuk berefleksi dan bermuhasabah diri, serta memperkuat kepedulian dan kesadaran bersama,” ungkapnya dalam sambutan.

Bupati Asep Japar juga menekankan pentingnya menumbuhkan empati dan menghentikan segala bentuk diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Menurutnya, penderita membutuhkan dukungan moral, akses layanan kesehatan, serta lingkungan sosial yang inklusif.

“Mari kita jauhi virusnya, tapi jangan jauhi penderitanya,” tegasnya, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menunjukkan empati, bukan penolakan.

Ia menambahkan bahwa stigma dan diskriminasi seringkali menjadi hambatan utama dalam penanganan HIV/AIDS. Banyak penderita enggan melakukan tes atau mendapatkan pengobatan karena takut dikucilkan. Padahal, keterlambatan penanganan dapat memperburuk kondisi dan meningkatkan risiko penularan.

“Mari kita berhenti menstigma dan mendiskriminasi ODHA. Mereka adalah bagian dari kita yang membutuhkan dukungan. Dengan penerimaan yang baik, mereka akan lebih terbuka untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat,” jelasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya akses layanan kesehatan yang inklusif, mudah dijangkau, dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa tes HIV dan pengobatan antiretroviral harus tersedia secara luas di fasilitas kesehatan Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, Bupati mengajak masyarakat untuk memperkuat perlindungan diri melalui pengetahuan yang benar dan perilaku yang sehat.

“Hindari seks bebas, penggunaan narkoba suntik, serta aktif dalam kegiatan-kegiatan positif. Pencegahan adalah langkah terbaik yang bisa kita lakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian III KPA Kabupaten Sukabumi, Ahmad Syamsul Bahri, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia merupakan pengingat bagi seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap HIV/AIDS. Ia menekankan bahwa edukasi, inovasi, dan kolaborasi menjadi kunci menuju target Indonesia Tanpa AIDS 2030.

“Peringatan ini menjadi pengingat bagi kita semua agar terus menguatkan pencegahan dan memastikan layanan HIV yang inklusif dan bebas stigma. Ini juga momentum untuk memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Acara yang berlangsung dengan suasana penuh solidaritas ini diakhiri dengan penyerahan penghargaan kepada berbagai penggiat HIV/AIDS, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung program penanggulangan dan pelayanan terhadap para penyintas HIV/AIDS di Kabupaten Sukabumi.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan KPA, lembaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan komunitas penggiat HIV/AIDS dalam memperkuat langkah-langkah pencegahan, edukasi, serta penyediaan layanan kesehatan. Peringatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat untuk mewujudkan wilayah yang lebih sehat, inklusif, dan bebas stigma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *