Demplot PM-AAS di Waluran, Produktivitas Padi Sukabumi Tembus 11,2 Ton per Hektare

Berita, SUKABUMI3722 Views

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terus mendorong peningkatan produktivitas padi melalui penerapan teknologi budidaya modern. Salah satu hasil yang menjanjikan terlihat pada panen perdana demplot Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi.

Pada panen yang dilaksanakan Kamis, 15 Oktober 2026, hasil pengukuran ubinan tertinggi menunjukkan produktivitas setara 11,2 ton per hektare. Capaian tersebut menjadi indikator positif bagi pengembangan teknologi pertanian modern untuk mendukung peningkatan produksi pangan di Kabupaten Sukabumi.

Demplot tersebut dilaksanakan di lahan seluas 2.800 meter persegi dengan melibatkan petani, penyuluh pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, serta unsur Kementerian Pertanian dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Berdasarkan hasil pengukuran melalui metode ubinan terhadap dua sampel, masing-masing diperoleh berat gabah 7 kilogram dan 6,4 kilogram. Hasil tersebut setara dengan produktivitas sekitar 11,2 ton dan 10,24 ton per hektare, sehingga rata-rata kedua sampel mencapai 10,72 ton per hektare.

Penerapan PM-AAS menggunakan metode tanam benih langsung atau tabela, yang diharapkan dapat mendukung efisiensi budidaya sekaligus mengoptimalkan pertumbuhan tanaman. Pengelolaan benih, pemupukan, pengendalian gulma, serta penanganan organisme pengganggu tanaman menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya.

Keberhasilan demplot ini menjadi bahan evaluasi bagi pengembangan pertanian modern di Kabupaten Sukabumi. Meski hasil awal menunjukkan potensi yang baik, pemantauan dan penyempurnaan teknik budidaya tetap diperlukan agar produktivitas tinggi dapat dicapai secara konsisten pada lahan yang lebih luas.

Pengembangan PM-AAS di Kabupaten Sukabumi direncanakan mencakup lahan hingga 10.000 hektare. Sementara itu, di Kecamatan Waluran, calon petani dan calon lokasi yang telah terhimpun mencapai 174 hektare, dengan rencana pelaksanaan pada November–Desember 2026.

Melalui penerapan inovasi pertanian, pendampingan penyuluh, dan evaluasi berkelanjutan, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat memperluas manfaat teknologi budidaya modern bagi petani. Upaya ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Sumber informasi: hasil panen perdana PM-AAS di Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, 15 Oktober 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *