Bupati Sukabumi H.Asep Japar Pimpin Rapat Dinas Perdana 2026, Tekankan Koordinasi dan Penanganan Bencana

Berita, SUKABUMI25991 Views

garudasaktinews.com – Sukabumi, Bupati Sukabumi H. Asep Japar memimpin langsung Rapat Dinas Bulan Januari 2026 yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (19/1/2026). Rapat perdana di awal tahun ini difokuskan pada penguatan koordinasi dan sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.

Rapat dipandu oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman dan dihadiri para kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, serta para camat se-Kabupaten Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menandatangani sejumlah kesepakatan strategis. Di antaranya kerja sama dengan Universitas Mitra Bangsa terkait penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, dilakukan pula penandatanganan kerja sama dengan Perum Perhutani KPH Sukabumi dalam upaya penanggulangan dan mitigasi bencana.

Rapat dinas juga dirangkaikan dengan penyerahan berbagai penghargaan. Penghargaan Kepatuhan Kinerja Tahun 2025 tingkat perangkat daerah diberikan kepada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), serta Inspektorat. Sementara di tingkat kecamatan, penghargaan diterima oleh Kecamatan Palabuhanratu, Parakansalak, dan Sagaranten.

Selain itu, Pemkab Sukabumi menyerahkan piagam penghargaan dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia kepada BUM Desa Bersama Nagrak yang berhasil meraih Juara II Lomba BUM Desa Bersama Inspiratif 2025 pada ajang Festival Bangun Desa Bangun Indonesia. Pemkab Sukabumi juga menerima Piagam Satyalancana Wirakarya dari Presiden Republik Indonesia atas kontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan, dengan capaian peringkat kedua peningkatan produksi beras nasional tahun 2025.

Agenda rapat kemudian dilanjutkan dengan paparan dari sejumlah instansi, di antaranya LPP RRI, Universitas Nusaputra, Inspektorat, Bapperida, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Dalam arahannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa penanganan bencana merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintahan. Ia meminta para camat untuk turun langsung ke lapangan saat terjadi bencana, sebelum instansi teknis tiba, serta aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Penanganan bencana harus menjadi perhatian serius. Koordinasi antarperangkat daerah harus solid, dan camat harus hadir di tengah masyarakat saat kondisi darurat,” tegasnya.

Di tengah kondisi anggaran yang mengalami penurunan, Bupati tetap meminta seluruh jajaran menjaga semangat kerja dan memaksimalkan pelayanan publik. Ia menegaskan, tiga program prioritas Pemkab Sukabumi tahun 2026, yakni pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, dan pendidikan, harus terus direalisasikan secara optimal.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan koordinasi lintas sektor dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Saya meminta informasi pemerintah disampaikan secara transparan, dari tingkat bawah hingga tingkat atas,” ujarnya.

Wakil Bupati juga menegaskan bahwa berbagai persoalan krusial harus diantisipasi sejak dini agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Ia menambahkan, pelayanan publik, khususnya di sektor infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan, harus ditangani secara serius, termasuk respons yang cepat dan jelas dalam penanganan bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *