garudasaktinews.com – Sukabumi, Sebagai bentuk apresiasi sekaligus komitmen dalam memberikan perlindungan kepada petugas lapangan, telah dilaksanakan penyerahan simbolis santunan kematian dan santunan kecelakaan kerja bagi petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BPS Kabupaten Sukabumi dan dihadiri oleh Kepala BPS Kabupaten Sukabumi yang diwakili oleh Kasubbag Umum BPS Kabupaten Sukabumi, Bapak Pagin Nugraha, S.E., serta Ibu Yuyu Yustikarini selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPS Kabupaten Sukabumi.
Turut hadir Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pelabuhanratu, Bapak Azqorni Lesmana, serta Ibu Siskah Mediana Arfah selaku Account Representative (AR) BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pelabuhanratu sekaligus Pembina SE2026 BPS Kabupaten Sukabumi.
Penyerahan santunan diberikan kepada empat ahli waris petugas SE2026 yang mengalami risiko meninggal dunia, yaitu:
1. Daden Anwar Musaddad, yang mengalami risiko meninggal dunia.
2. Asep Saepuloh, yang mengalami risiko meninggal dunia.
3. Rakha Maulidhi, yang mengalami risiko meninggal dunia.
4. Soleh Mulyana, yang meninggal mendadak di tempat kerja dan dikategorikan sebagai meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.
Untuk tiga ahli waris petugas yang meninggal dunia, masing-masing menerima santunan sebesar Rp42.000.000. Sementara itu, ahli waris Soleh Mulyana, yang meninggal mendadak di tempat kerja dan dikategorikan sebagai kecelakaan kerja, menerima santunan sebesar Rp261.955.552.
Penyerahan santunan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian dan komitmen dalam memberikan perlindungan kepada para petugas yang telah menjalankan tugas pendataan di lapangan. Sebagai garda terdepan dalam mengumpulkan data, petugas SE2026 menghadapi beragam kondisi dan tantangan ketika melaksanakan pendataan dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pelabuhanratu, Azqorni Lesmana, menyampaikan bahwa pelaksanaan SE2026 memiliki peran penting dalam menyediakan gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan aktivitas ekonomi di Indonesia.
Data yang dihimpun melalui sensus menjadi bagian penting dalam memetakan struktur perekonomian serta mendukung perumusan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Karena itu, perlindungan terhadap petugas yang berada di lapangan juga menjadi bagian penting untuk memastikan mereka dapat menjalankan tugas dengan aman dan optimal.
Kolaborasi antara BPS dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada petugas lapangan SE2026 merupakan bentuk sinergi untuk menghadirkan rasa aman bagi para pejuang data. Jaminan perlindungan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi petugas maupun keluarga apabila terjadi risiko dalam pelaksanaan tugas.
Lebih dari sekadar penyerahan santunan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap angka dan data yang terkumpul terdapat dedikasi, kerja keras, dan pengabdian para petugas di lapangan. Mereka menjadi bagian penting dalam memastikan tersedianya data ekonomi yang berkualitas bagi pembangunan Indonesia.
Terima kasih kepada seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026 atas dedikasi dan pengabdiannya. Setiap langkah yang dilakukan di lapangan merupakan bagian penting dalam menghadirkan data ekonomi yang berkualitas untuk Indonesia.
Semoga santunan yang diberikan dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian para petugas SE2026.







