garudasaktinews.com-Akselerasi pemantapan prestasi olahraga usia dini dan penguatan sistem pembinaan atlet disabilitas yang inklusif di tingkat wilayah terus membuahkan hasil gemilang bagi jajaran otoritas daerah. Kota Tangerang secara resmi menorehkan tinta emas dengan sukses mempertahankan gelar Juara Umum pada ajang Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IX Provinsi Banten 2026 yang digelar di Kota Cilegon. Langkah makro penguasaan podium juara ini menjadi tegap sebagai draf kompas arah taktis kota dalam melahirkan talenta muda berbakat sekaligus menyempurnakan raihan trofi Juara Umum Popda XII Banten 2026 dari hulu hingga ke hilir.
Penyusunan kerangka kompetisi yang berkesinambungan di daerah tapak arena GOR ASA Sport Center Cilegon ini ditujukan murni sebagai draf langkah taktis pemerintah daerah untuk memberikan panggung prestasi setara bagi paraatlet dari kalangan masyarakat arus bawah. Kontingen Kota Tangerang kokoh di puncak klasemen akhir dengan memboyong total 17 medali emas, 10 medali perak, dan 3 medali perunggu. Dua paraatlet andalan yakni Muhammad Aditya Al-Azis (cabang paraatletik) dan Muhammad Deza Pratama (cabang pararenang) tegap tampil perkasa memborong masing-masing tiga medali emas bagi kejayaan daerah penyangga di tingkat provinsi.
Pemerintah Kota Tangerang menegaskan bahwa seluruh tata kelola penyaluran dana pembinaan atlet, draf penyusunan draf berkas laporan prestasi kementerian/lembaga daerah, hingga fasilitasi bonus apresiasi wajib bersandarkan penuh pada prinsip akuntabilitas yang tinggi, bersih, transparan, dan terbuka. Manajemen pembinaan olahraga ini dipastikan harus dikelola secara berwibawa serta higienis dari segala draf praktik diskriminasi pemberian fasilitas. Pemanfaatan platform siber pemantauan portofolio prestasi atlet terus diperkuat secara terbuka guna mengunci draf ketertelusuran draf riwayat medali agar terekam secara akurat dan bersih.
Sinergi koridor kepemudaan yang harmonis antara jajaran Pemkot, pengurus NPC (National Paralympic Committee), tim pelatih, serta dukungan penuh orang tua atlet ini optimistis mampu mengantarkan delegasi daerah menuju ajang kompetisi tingkat nasional hingga internasional. Dominasi pembinaan yang merata diproyeksikan menjadi draf jangkar penggerak utama dalam mengawal fajar kemakmuran spu olahraga yang sehat, kuat, bugar, jujur, serta bermartabat penuh di masa depan. Melalui bimbingan tata pamong olahraga yang bersih, Pemkot berkomitmen meningkatkan standar kualitas sarana prasarana latihan di masa mendatang.
“Keberhasilan mempertahankan gelar Juara Umum Peparpeda IX Banten 2026 di daerah tapak Cilegon ini merupakan draf bukti sahih efektivitas pembinaan makro kita yang inklusif. Kita ingin memastikan seluruh atlet pelajar dapat berkembang secara instan dan bugar melalui ekosistem kompetisi yang sehat dan jujur. Lewat tata pamong koordinasi kota yang bersih, transparan, terbuka, dan akuntabel, seluruh draf instrumen data prestasi berbasis siber ini akan terus dikawal agar berjalan secara berwibawa, sehat, tertib, dan higienis,” urai Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, usai seremoni penutupan, Minggu (28/6/2026).













