Kadis Pertanian Kabupaten Sukabumi Aep Majmudin Dampingi Bupati Sukabumi, Perkuat Peran P3A dan GP3A Mitra Cai Dukung Ketahanan Pangan

Berita, SUKABUMI25592 Views

garudasaktinews.com – Sukabumi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi H. Aep Majmudin mendampingi Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam kegiatan Pelatihan Penguatan Peran Serta Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) Mitra Cai dalam rangka pengelolaan jaringan irigasi secara partisipatif dan berkelanjutan pada daerah irigasi kewenangan Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut digelar di Situ Sukarame, Kecamatan Parakansalak, Selasa (7/7/2026).

Pelatihan yang diikuti sekitar 150 pengurus P3A dan GP3A Mitra Cai dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan petani dalam mengelola jaringan irigasi secara efektif, berkelanjutan, dan berbasis partisipasi masyarakat sebagai salah satu upaya mendukung ketahanan pangan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar memberikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para anggota P3A dan GP3A Mitra Cai yang selama ini berperan aktif dalam menjaga kelancaran distribusi air irigasi ke lahan pertanian.

Menurutnya, keberadaan Mitra Cai memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung keberhasilan Kabupaten Sukabumi dalam sektor pangan.

“Kami meraih juara dua nasional terkait swasembada pangan, salah satunya berkat peran para petani dan Mitra Cai ini,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh petani, tetapi juga oleh pengelolaan jaringan irigasi yang baik. Oleh karena itu, keberadaan P3A dan GP3A menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian.

“Peran Mitra Cai sangat jelas bagi pertanian di Sukabumi, terutama dalam mengalirkan air dari jaringan irigasi ke sawah para petani. Kalau Mitra Cai tidak ada, bagaimana nasib para petani,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh anggota P3A dan GP3A terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kapasitas, serta saling berbagi pengalaman dalam pengelolaan irigasi agar produktivitas pertanian di Kabupaten Sukabumi terus meningkat.

“Di sini nanti para Mitra Cai bisa saling berbagi pengalaman sehingga pengelolaan irigasi semakin baik dan masyarakat dapat bertani sesuai harapan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau, khususnya untuk mengurangi dampak kekeringan terhadap lahan pertanian.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemetaan wilayah rawan kekeringan serta pembangunan sumur bor sebagai sumber air alternatif guna menjaga keberlangsungan produksi pertanian.

“Kami mencoba mengantisipasi melalui pembangunan sumur bor untuk membantu sektor pertanian, khususnya di daerah-daerah yang rawan kekeringan saat musim kemarau,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengatakan bahwa pelatihan tersebut diikuti sekitar 150 peserta P3A Mitra Cai dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas para pengelola irigasi agar mampu menjalankan pengelolaan jaringan irigasi secara partisipatif, profesional, dan berkelanjutan.

“P3A memiliki peran penting dalam pengelolaan jaringan irigasi. Karena itu diperlukan sinergi yang kuat dan berkelanjutan agar pelayanan irigasi kepada petani semakin optimal,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi H. Aep Majmudin bersama jajaran perangkat daerah terkait sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung peningkatan produksi pertanian, penguatan ketahanan pangan, serta mewujudkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *