Gerakan Tanam Padi PM-AAS di Sukabumi, Distan Dorong Pertanian Modern untuk Perkuat Swasembada Pangan

Berita, SUKABUMI32633 Views

garudasaktinews.com – Sukabumi, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terus memperkuat langkah menuju swasembada pangan melalui penerapan teknologi budidaya modern. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan Gerakan Tanam Padi menggunakan metode Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) di lahan seluas 1 hektare bersama Kelompok Tani Mulya Tani 1 di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi percepatan modernisasi sektor pertanian sekaligus implementasi teknologi budidaya padi yang lebih efisien, produktif, dan ramah lingkungan. Melalui pendekatan PM-AAS, petani didorong untuk mengoptimalkan hasil panen dengan memanfaatkan inovasi teknologi secara terpadu.

Pada kegiatan tersebut digunakan benih padi sebanyak 70 kilogram per hektare yang ditanam menggunakan paket teknologi PM-AAS. Metode ini mengombinasikan berbagai teknik budidaya modern, di antaranya sistem tanam benih langsung (Tabela), sistem tanam rapat, pengelolaan irigasi melalui metode Alternate Wetting and Drying (AWD) yang mampu menghemat penggunaan air, serta penerapan pola tanam Jajar Legowo (Jarwo) 4:1 dan 6:1 untuk meningkatkan populasi tanaman dan memaksimalkan penyerapan sinar matahari.

Selain itu, budidaya dilakukan menggunakan Varietas Unggul Baru (VUB) yang memiliki potensi hasil tinggi, didukung dengan pemupukan berimbang berupa 400 kilogram NPK per hektare, 300 kilogram urea per hektare, serta 1–2 ton pupuk organik per hektare guna menjaga kesuburan tanah.

Sebagai bagian dari pengendalian gulma sejak awal pertumbuhan, diaplikasikan herbisida pra-tumbuh, sementara pemberian silika dilakukan untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap cekaman lingkungan maupun serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Seluruh paket teknologi tersebut dirancang agar mampu menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih optimal sekaligus menekan risiko kehilangan hasil panen.

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menilai penerapan metode PM-AAS merupakan langkah strategis dalam mempercepat transformasi sektor pertanian menuju sistem budidaya yang modern, efisien, dan berkelanjutan. Melalui penerapan teknologi secara terintegrasi, produktivitas padi diharapkan terus meningkat, penggunaan air menjadi lebih hemat, efisiensi penggunaan sarana produksi semakin optimal, serta biaya usaha tani dapat ditekan.

Gerakan Tanam Padi PM-AAS ini juga menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan semakin luasnya adopsi teknologi pertanian modern oleh para petani, diharapkan Kabupaten Sukabumi mampu meningkatkan produksi beras secara berkelanjutan, memperkuat kesejahteraan petani, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian swasembada pangan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *