garudasaktinews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berupaya meningkatkan iklim investasi yang kondusif guna mencapai target realisasi investasi sebesar Rp4 triliun pada tahun 2025. Hingga triwulan III, capaian investasi di Kabupaten Sukabumi tercatat telah mencapai Rp2,9 triliun, atau sekitar 72,5 persen dari target tahunan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi, Dede Rukaya, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong percepatan realisasi investasi melalui berbagai kemudahan serta pembenahan sistem pelayanan, khususnya di bidang perizinan.
“Indikator utama kami adalah mendorong investasi di Kabupaten Sukabumi. Target investasi tahun ini sebesar Rp4 triliun. Hingga triwulan ketiga baru tercapai Rp2,9 triliun, sehingga masih ada selisih yang cukup besar. Untuk itu, kami terus berupaya menarik investor dari luar daerah dengan menciptakan suasana yang kondusif, terutama dari sisi kepastian berusaha,” ujar Dede saat ditemui di Palabuhanratu, Senin (20/10/2025).
Ia menjelaskan, proses perizinan di Kabupaten Sukabumi saat ini semakin mudah dan transparan seiring dengan penerapan digitalisasi sistem perizinan. Melalui sistem tersebut, para investor dapat mengajukan, memantau, serta menyelesaikan proses perizinan secara daring.
“Secara digitalisasi, perizinan sudah dipermudah. Dari sisi retribusi pun, hanya ada PBG atau Persetujuan Bangunan Gedung, sementara perizinan lainnya tidak dipungut biaya,” jelasnya.
Selain itu, DPMPTSP Kabupaten Sukabumi menargetkan setiap permohonan perizinan yang telah memenuhi persyaratan dapat diselesaikan maksimal dalam waktu 28 hari kerja. Untuk memastikan hal tersebut, DPMPTSP terus melakukan koordinasi intensif dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis target investasi tahun 2025 dapat tercapai dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.








