Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Pastikan Bantuan RMU Rp1,1 Miliar Dimanfaatkan Optimal untuk Tingkatkan Nilai Tambah Gabah Petani

Berita, SUKABUMI23813 Views

garudasaktinews.com – Sukabumi, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi terus memastikan setiap bantuan sarana pertanian yang diberikan pemerintah memberikan manfaat nyata bagi petani. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan monitoring pemanfaatan bantuan Rice Milling Unit (RMU) di Kelompok Tani (Poktan) Cikaramat, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap.

Bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2024 tersebut memiliki nilai total sekitar Rp1,1 miliar dan ditujukan untuk meningkatkan kualitas pengolahan hasil panen sekaligus memperkuat nilai tambah komoditas padi di tingkat petani.

Monitoring dilaksanakan oleh tim Bidang Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi bersama UPTD Pertanian Wilayah Jampangkulon, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Ciracap, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Cikangkung, Ketua Poktan Cikaramat, pengelola penggilingan padi, serta tokoh masyarakat setempat.

Kepala Bidang Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Deni Ruslan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan dan evaluasi terhadap bantuan pemerintah agar seluruh sarana dan prasarana yang telah disalurkan tetap terawat, berfungsi dengan baik, serta dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani.

“Hari ini kami melaksanakan monitoring ke Poktan Cikaramat dan lokasi RMU di Pasirceuri, Desa Cikangkung. Kami memonitor bantuan mulai dari RMU, vertical dryer, hingga color sorter untuk memastikan seluruh fasilitas masih berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat bagi petani,” ujar Deni.

Menurutnya, keberadaan fasilitas pengolahan pascapanen tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas beras yang dihasilkan. Dengan dukungan teknologi modern, proses pengeringan gabah, penggilingan, hingga penyortiran beras dapat dilakukan lebih efisien sehingga menghasilkan produk dengan mutu yang lebih baik dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Selain memeriksa kondisi fisik peralatan, tim monitoring juga melakukan dialog dengan pengurus kelompok tani dan pengelola RMU untuk mengetahui pola pemanfaatan, sistem operasional, kebutuhan pemeliharaan, hingga berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Pertanian dalam meningkatkan efektivitas program bantuan sarana pertanian pada masa mendatang.

Deni menegaskan bahwa bantuan pemerintah bukan hanya bertujuan menyediakan fasilitas, tetapi juga harus mampu mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh bantuan ini dapat dikelola dengan penuh tanggung jawab, dirawat secara berkala, serta dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendukung pelayanan kepada petani dan meningkatkan kualitas hasil pertanian di Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Melalui monitoring secara berkala, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi berkomitmen memastikan setiap investasi pemerintah di sektor pertanian benar-benar memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi pascapanen, serta penguatan ketahanan pangan daerah. Keberadaan RMU beserta perangkat pendukungnya diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan daya saing hasil pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *