garudasaktinews.com – Sukabumi, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terus mendorong transformasi sektor pertanian melalui penerapan teknologi dan mekanisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi serta produktivitas usaha tani.
Salah satu langkah yang tengah dikembangkan adalah penerapan PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agricultural System) yang dipadukan dengan metode TABELA (Tanam Benih Langsung) dalam budidaya tanaman padi.
Penerapan PM-AAS mengedepankan sistem pertanian modern, mulai dari penyiapan lahan hingga proses budidaya dengan dukungan mekanisasi. Sementara itu, metode TABELA dilakukan dengan menanam benih secara langsung sehingga dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan efisiensi proses tanam.
Di Kabupaten Sukabumi, penerapan paket teknologi PM-AAS telah diarahkan pada pengembangan pertanian padi modern. Dalam salah satu kegiatan tanam, penggunaan benih padi tercatat sekitar 70 kilogram per hektare dengan penerapan paket teknologi PM-AAS secara terpadu.
Kementerian Pertanian juga menyampaikan bahwa penerapan PM-AAS yang menggabungkan mekanisasi dan TABELA diharapkan dapat menekan biaya produksi hingga sekitar 50 persen serta meningkatkan produktivitas pertanian.
Bagi Kabupaten Sukabumi, transformasi menuju pertanian modern menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan sektor pertanian, terutama dalam meningkatkan efisiensi tenaga kerja, mempercepat proses budidaya, serta menjaga keberlanjutan produksi pangan.
Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi memiliki tugas dalam pelaksanaan kebijakan bidang pertanian, pengembangan dan pembangunan prasarana pertanian, pengelolaan sarana pertanian, penyuluhan, serta pengembangan usaha tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan.
Melalui pendampingan dan penyuluhan kepada petani, penerapan teknologi pertanian modern diharapkan tidak hanya menjadi program berbasis alat dan mesin pertanian, tetapi benar-benar mampu memberikan dampak terhadap peningkatan efisiensi dan kesejahteraan petani.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi H. Aep Majmudin, SE., MM bersama jajaran terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui inovasi, mekanisasi, penyuluhan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Penerapan PM-AAS dan TABELA diharapkan menjadi salah satu langkah strategis menuju pertanian Kabupaten Sukabumi yang semakin modern, efisien, produktif, dan berkelanjutan.
Dengan semakin luasnya adopsi teknologi yang tepat guna serta dukungan terhadap petani di lapangan, sektor pertanian di Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu terus berkembang sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.













