Dinas PU Kabupaten Sukabumi Percepat Pemulihan Akses Selatan, Sinergi Lapangan Jadi Kunci Penanganan Longsor

Berita, SUKABUMI33272 Views

garudasaktinews.com – Sukabumi, Upaya pemulihan akses transportasi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi pasca-bencana cuaca ekstrem terus dipacu dengan pendekatan respons terpadu di lapangan. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi bersama Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Purabaya turun langsung melakukan penanganan material longsor yang menutup badan jalan kabupaten pada Selasa (7/4).

Titik penanganan difokuskan pada ruas strategis penghubung Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya dengan Desa Nangerang, Kecamatan Jampang Tengah. Jalur ini selama ini menjadi akses vital bagi distribusi hasil pertanian, mobilitas warga, serta layanan dasar antarwilayah.

Berbeda dari penanganan sebelumnya, DPU menerapkan pola kerja berbasis prioritas konektivitas wilayah. Artinya, ruas jalan yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat didahulukan untuk dibuka, meski proses normalisasi secara menyeluruh dilakukan bertahap.

Gerak Cepat Berbasis Kebutuhan Lapangan

Sejak pagi hari, alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan timbunan tanah dan material longsor yang cukup tebal. P2BK Purabaya turut berperan aktif dalam asesmen kondisi lapangan, memastikan titik-titik rawan ditangani secara tepat dan aman.

Kehadiran alat berat dinilai krusial mengingat karakter longsoran yang padat dan menutup hampir seluruh badan jalan. Selain itu, tim juga melakukan pembersihan saluran air di sekitar lokasi guna mencegah potensi longsor susulan akibat aliran air yang tersumbat.

Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada membuka akses sementara, tetapi juga mengurangi risiko kejadian berulang dengan memperhatikan aspek teknis drainase dan stabilitas lereng.

Menjaga Nadi Ekonomi Warga

Pemulihan akses ini menjadi prioritas karena jalur tersebut merupakan penghubung utama aktivitas warga lintas kecamatan. Jika tidak segera ditangani, dampaknya bisa meluas terhadap distribusi logistik, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan masyarakat.

DPU Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa percepatan penanganan infrastruktur pascabencana bukan hanya soal perbaikan fisik, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlangsungan ekonomi lokal dan stabilitas sosial masyarakat.

Kolaborasi Jadi Kekuatan Utama

Penanganan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas unsur di tingkat daerah. Sinergi antara DPU, P2BK, serta dukungan masyarakat setempat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pembukaan akses.

Ke depan, DPU Kabupaten Sukabumi akan terus memantau kondisi ruas jalan terdampak serta menyiapkan langkah lanjutan berupa perbaikan permanen, termasuk penguatan struktur jalan dan mitigasi titik rawan longsor di wilayah selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *