garudasaktinews.com – Sukabumi, Ratusan warga tampak memadati halaman Mapolres Sukabumi sejak pagi, Kamis (14/8/2025). Mereka datang membawa tas belanja dan karung kecil, berharap bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau dari Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Sukabumi bersama Perum Bulog.
Program nasional yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia ini menyediakan sekitar 130 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) khusus untuk wilayah Sukabumi. Distribusi akan berlangsung hingga 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, yang hadir di lokasi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, langkah ini sangat membantu masyarakat di tengah kenaikan kebutuhan pangan menjelang Hari Kemerdekaan.
“Jangan hanya berhenti pada momentum tertentu. Program ini perlu dilakukan secara berkala untuk menjaga keseimbangan pasar dan melindungi daya beli masyarakat,” kata Budi.
Ia juga menegaskan komitmen DPRD untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar kebijakan pangan benar-benar berpihak pada rakyat.
“Pangan adalah kebutuhan pokok yang harus dijamin negara. Kita semua punya tanggung jawab moral untuk memenuhinya,” tegasnya.
Salah satu warga, Siti (45), mengaku terbantu dengan harga beras yang hanya Rp10.900 per kilogram. “Kalau di pasar harganya lebih mahal. Alhamdulillah, bisa beli buat stok seminggu ke depan,” ujarnya sambil tersenyum.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana distribusi pangan murah, tetapi juga ajang silaturahmi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan menjelang HUT RI, Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sukabumi.