garudasaktinews.com – Sukabumi, Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendukung percepatan panen di wilayah selatan Sukabumi, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi hari ini resmi meminjamkan 3 unit mesin panen padi combine harvester besar kepada UPJA (Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian) Ciwaru Sejahtera, Kecamatan Ciemas. Ketiga unit mesin ini merupakan aset brigade alsintan Distan hasil bantuan Kementerian Pertanian RI Tahun 2025.
Peminjaman ini menjadi bagian dari strategi optimalisasi pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang tersedia, agar keberadaannya dapat memberikan dampak nyata di lapangan. Khususnya di wilayah Ciemas dan kecamatan lainnya di selatan Sukabumi yang memiliki luas baku sawah cukup besar dengan karakteristik lahan yang relatif datar, sehingga sangat cocok untuk penggunaan mesin pemanen modern.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa peminjaman ini adalah bentuk dukungan konkret terhadap program swasembada pangan nasional, sekaligus untuk membantu petani dalam menekan biaya panen serta mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual. “Combine harvester bukan sekadar mesin, tetapi solusi. Dengan alat ini, proses panen bisa dilakukan lebih cepat, lebih bersih, dan lebih hemat,” ujarnya.
Combine harvester atau mesin pemanen kombinasi merupakan inovasi penting dalam dunia pertanian karena mampu melakukan tiga tahapan panen dalam satu rangkaian operasi terintegrasi, yaitu:
-
Menuai (memotong tanaman padi)
-
Merontokkan (memisahkan bulir padi dari batang)
-
Menampi (memisahkan gabah dari jerami dan kotoran)
Teknologi ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi waktu, menghemat tenaga kerja, dan mengurangi kehilangan hasil panen, menjadikannya sangat ideal untuk pertanian skala menengah hingga besar.
Pihak UPJA Ciwaru Sejahtera mengapresiasi kepercayaan dan dukungan dari Dinas Pertanian. Dengan adanya bantuan ini, mereka siap membantu proses panen para petani tidak hanya di Ciemas, tetapi juga menjangkau daerah lain di selatan Sukabumi yang membutuhkan layanan alsintan.
Melalui langkah ini, Distan Kabupaten Sukabumi menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi modernisasi pertanian, mendorong produktivitas, dan memperkuat posisi sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan daerah.