garudasaktinews.com – Sukabumi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui kerja sama pendidikan internasional. Salah satu inisiatif strategis yang kini digalakkan adalah program beasiswa ke Korea Selatan, hasil kolaborasi dengan University of Gyeongnam Namhae.
Kunjungan delegasi universitas asal Korea Selatan tersebut berlangsung di Pendopo Sukabumi, di mana secara khusus dibahas pengembangan program beasiswa untuk pemuda-pemudi Sukabumi, termasuk mereka yang berasal dari keluarga petani.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, menyambut baik dan menyatakan dukungan penuh terhadap program beasiswa internasional tersebut. Ia menilai bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendorong lahirnya generasi tani milenial yang adaptif terhadap perubahan zaman.
“Program ini adalah peluang emas untuk mencetak generasi petani masa depan yang paham teknologi, pertanian modern, dan memiliki wawasan global. Kami di Dinas Pertanian siap mendorong anak-anak muda Sukabumi, khususnya dari keluarga petani, untuk ikut berpartisipasi,” ujar Sri Hastuty Harahap.
Sementara itu, Presiden University of Gyeongnam Namhae, Mr. Young Sik Noh, menyampaikan bahwa saat ini terdapat 15 mahasiswa asal Sukabumi yang tengah menempuh pendidikan secara gratis di universitasnya. Menariknya, para mahasiswa tersebut juga memiliki peluang untuk bekerja di perusahaan besar, termasuk industri penerbangan, setelah lulus.
“Mahasiswa dari Sukabumi tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga peluang kerja yang nyata di Korea Selatan. Ini adalah jembatan masa depan yang luar biasa,” ungkap Mr. Noh.
Turut hadir dalam agenda tersebut, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan apresiasi atas peluang yang diberikan oleh pihak universitas. Ia menyebut bahwa seleksi untuk gelombang beasiswa berikutnya tengah berlangsung, dan berharap para peserta terpilih dapat menyelesaikan studinya dengan baik.
“Kami ingin mereka kembali ke Sukabumi sebagai agen perubahan. Pendidikan global seperti ini harus berbuah kontribusi lokal untuk membangun Sukabumi yang lebih maju,” ujar H. Andreas.
Melalui dukungan Dinas Pertanian dan kolaborasi lintas sektor, program ini menjadi bagian penting dalam transformasi pertanian dan peningkatan SDM. Harapannya, anak-anak muda Sukabumi dapat menjawab tantangan pertanian masa depan dengan pendekatan inovatif, berbasis ilmu, dan berwawasan internasional.