GARUDASAKTINEWS.COM-Sebanyak 600 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) di Kota Tangerang dibatalkan bantuannya setelah terdeteksi terlibat judi online (judol). Penghentian ini dilakukan oleh Kementerian Sosial setelah mendeteksi aktivitas judi online melalui sistem yang terintegrasi dengan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Berikut adalah poin-poin penting terkait pembatalan bansos tersebut:
Deteksi dan verifikasi: Data penerima bansos kini berbasis kartu keluarga (KK) dan terintegrasi dengan hasil analisis PPATK. Jika ada salah satu anggota keluarga yang bermain judi online, sistem secara otomatis akan mendeteksinya dan bansos akan diputus.
Waktu pencairan: Pembatalan ini berlaku untuk pencairan bansos triwulan ketiga (Juli hingga September). Beberapa KPM sudah ada yang menyadari bantuannya dihentikan karena dananya tidak lagi masuk ke rekening.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Mulyani, membenarkan kemungkinan adanya penerima bansos yang terlibat judol, meskipun saat itu ia masih menunggu data resmi dari pemerintah pusat.
Pemerintah memastikan bahwa bansos yang dihentikan tidak akan dikurangi, tetapi akan dialihkan kepada masyarakat yang lebih berhak.
Penerima yang terhenti masih berkesempatan mendapat bansos kembali dengan syarat harus melalui proses pendataan ulang untuk memastikan kelayakannya.
Kebijakan tegas ini diambil menyusul instruksi pemerintah pusat untuk menindak tegas penerima bansos yang terbukti menggunakan dana bantuan untuk aktivitas perjudian daring.
Wali Kota Tangerang menegaskan bahwa bansos hanya diperuntukkan bagi warga kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan pokok, bukan digunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum.
Selain pencabutan bansos, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah pembinaan bagi keluarga terdampak, agar dapat kembali fokus pada pemulihan ekonomi rumah tangga.
Kasus ini mendapat perhatian luas publik karena dianggap sebagai langkah tegas pemerintah dalam memberantas judi online yang semakin meresahkan masyarakat.(Aji/Army)






